Museum Samurai Terbaik di Jepang. Samurai dan Museum Ninja di Kyoto dan Osaka

Jika Anda ingin mengunjungi museum samurai di Jepang, ini adalah yang terbaik !!!

Museum samurai dan ninja menunjukkan 5 zaman: Periode Heian, Periode Kamakura, Periode Muromachi, Periode Edo dan Periode Meiji. Pengunjung bisa memakai baju besi samurai, pengunjung juga bisa menggunakan pedang samurai sejati. Ada pertunjukan samurai, ninja, samurai sword show dan pertunjukkan sumo gulat. Di gedung yang sama dimungkinkan untuk mengalami upacara minum teh Jepang. Lokasi museum samurai berada di tengah kota Kyoto. Cabang Osaka tidak jauh dari Dotonbori.

Samurai dan museum ninja memiliki artefak menarik dari abad pertengahan. Para tamu dapat menikmati museum ini dengan bantuan pemandu wisata. Ada banyak latar belakang samurai yang menarik untuk dipotret dan juga toko suvenir samurai dan ninja. Museum buka dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam. Anda bisa membeli tiket di website ini.

samurai museum Japan

Feudal Jepang
 

Periode Heian (794-1185)
Periode samurai dimulai pada periode “Heian.” Klan Taira dan klan Minamoto melindungi kaisar. Namun, mereka mulai bertengkar satu sama lain. Setelah Perang Genpei, klan Minamoto mulai memerintah Jepang. Kaisar tidak memiliki kekuatan.

Masa Kamakura (1185 ~ 1333)
Klan Minamoto pindah ke Kamakura. Mereka mendirikan sebuah pemerintahan militer dan pemimpinnya disebut “Shogun.” Budisme menjadi lebih populer. Pada 1274, Kubilai Khan dan orang-orang Mongol menyerang Jepang. Mereka dikalahkan oleh samurai. Orang-orang Mongol menyerang pada tahun 1281 lagi dan samurai mengalahkan mereka lagi. Dalam kedua invasi tersebut, ada angin kencang. Orang-orang religius menyebut angin “KamiKaze”.

Periode Muromachi (1336 ~ 1573)
50 tahun setelah invasi Mongol, beberapa klan menginginkan kaisar kembali. Terjadi pemberontakan namun tidak berhasil. Ibukota kembali ke Kyoto. Era baru dimulai. Istana emas dan kuil Ryoanji dibangun pada masa ini. Pada 1467, shogun tidak memiliki anak laki-laki untuk mengambil alih negara. Banyak “daimyo” mulai bertengkar satu sama lain. Negara ini dalam kekacauan. Ada puluhan negara kecil saling bertengkar satu sama lain. Era baru disebut “Periode Sengoku.”

Masa Azuchi Momoyama (1573 ~ 1603)
Oda Nobunaga yang merupakan seorang prajurit kejam akhirnya berhasil menyatukan Jepang. Dia mulai mengendalikan Kyoto pada tahun 1573 dan ini adalah awal dari sebuah era baru. Dia dibunuh oleh jenderal dekatnya pada tahun 1582 di Kuil Honnoji. Kuil Honnoji berada persis di sebelah Samurai dan Museum Ninja di Kyoto. Masih ada beberapa ketidaksetujuan di antara klan di Jepang. Pada tahun 1600, klan di sisi Timur Jepang dan klan di sisi Barat Jepang bertempur satu sama lain. Ini adalah perang terbesar dalam sejarah Jepang: Pertempuran Sekigahara. Tentara Timur Tokugawa Ieyasu menang.

Periode Edo (1603 ~ 1868)
Tokugawa memindahkan ibu kota ke Tokyo. Tokyo menjadi salah satu kota terbesar di Asia. Ada sistem manajemen yang sangat ketat. Tidak ada yang bisa masuk ke Jepang dan tidak ada yang bisa meninggalkan Jepang. Kaisar dihormati tapi shogun adalah penguasa sebenarnya negara ini. Ada lebih dari 100 daimyo yang membayar pajak ke shogun. Setiap daimyo memiliki ratusan prajurit samurai. Para petani memberi beras kepada daimyo. Selama periode Edo, 90% orang Jepang di Tokyo bisa membaca dan menulis.

Kehidupan Samurai
– Samurai berarti “orang yang melayani tuannya.” Meski samurai adalah pejuang, arti kata itu bukan pejuang. Kata Jepang untuk prajurit adalah “senshi.”
– Anak laki-laki samurai diberi pedang samurai sejati saat mereka berusia 5 tahun.
– Hanya samurai yang bisa memiliki 2 pedang.
– Hanya samurai yang bisa memiliki nama belakang.
– Hanya samurai yang bisa memiliki kuda.
– Hanya samurai yang bisa melakukan harakiri.
– Hanya anggota keluarga samurai yang bisa menjadi samurai.
– Hanya samurai dan para bhikkhu yang diizinkan memasuki taman zen.
– Hanya samurai yang memakai baju besi berat.
– Samurai tidak diizinkan untuk memiliki pekerjaan lain.
– Samurai itu bagus dalam puisi, rangkaian bunga dan literatur.
– Samurai memiliki gaya hidup “wabi-sabi”: hal-hal sederhana dan kuno lebih indah.
– Gaji rata-rata samurai adalah 3 ton beras setahun.

Kehidupan seorang Ninja
– Makna kata ninja adalah “orang yang mengalami kesulitan.”
– Di Jepang ninja biasa disebut “shinobi.”
– Hanya ada 2 klan ninja di Jepang: klan Iga dan kaka koka.
– Para ninja adalah petani. Mereka tidak memiliki hak istimewa seperti samurai.
– Ninja tidak memakai pakaian hitam. Pakaian mereka berwarna biru tua atau hanya warna sederhana.
– Ninja tidak seharusnya lebih dari 60 kg.
– Ninjas sangat bagus dalam berlari. Dilaporkan bahwa beberapa ninja bisa berlari 200 km dalam satu hari.
– Ninjas bisa dianggap sebagai mata-mata. Mereka bukan pejuang.

Anda bisa belajar lebih banyak tentang samurai dan ninja di museum kami. Kita buka setiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...